Skip navigation

Hampir satu bulanan ini bolang amatin di top post wordpress berita – berita tentang penerimaan PNS selalu muncul. Hampir semua departemen mengadakan peenrimaan PNS pada bulan ini. Mulai dari depkeu,deptan,depdag, depkumham,depdiknas,kejaksaan,BMG,LIPI,dephub, dan beberapa departemen yang lain.
Sementara itu di daerah Menpan mengisyaratkan akan ada penerimaan PNS total sebanyak 3000 orang. Dengan jumlah formasi sebanyak itu sudah banyak para jobseeker yang telah siap – siap untuk mengambil jatah tersebut. Beberapa orang yang bolang kenal juga telah bersiap – siap untuk menyambut ajang penerimaan PNS tersebut. ‘Beliau’ (orang yang blang kenal tsb) bahkan telah menyiapkan uang dalam jumlah yang cukup banyak, untuk menghadapi segala kemungkinan.
Ketika bolang tanya untuk apa duit yang segitu banyak.
“gini bolang ye, ane udah ngitung kalo ada 3000 formasi seluruh indonesia, berarti kalo dibagi rata tiap provinsi jadi ada sekitar 90an formasi, Sementara di SUM-SEL ada 13 kabupaten/kota jadi ada sekitar 7 ato 8 formasi per kabupaten” kata ‘Beliau’ . “ente begitu cerdas” kata bolang memuji
“trus kalo tiap kabupaten/kota cuma ada 8 katakan lah formasinya, itu udah ada jatahnya semua. mulai dari bupati/wabup, sampe ketua DPRDdan anggota DPRD”kata ‘Beliau’ lagi. “trusss” bolang sambil ngelongo.”nah kita harus bisa nukar jatah para pejabat tersebut dengan uang kita, biar kita jadi “jatah” mereka. “ehm”, ‘bolang ambah bingung’.
“di kita ni ga ada lagi yang bersih,semua pake jatah – jatahan, pake koneksi, jadi buat apa kita pusing – pusing kalo punya koneksi”,kata ‘Beliau’ angkuh.
Kebanyakan para pencari kerja di negeri ini memang punya pikiran yang sama dengan kata ‘Beliau’ tersebut. Aroma kejujuran sudah tidak tercium lagi pada proses penerimaan PNS. Di beberapa daerah tingkat II penerimaan PNS hanya sebuah seremonial belaka, toh orang – orang yang lulus sudah diketahui publik jauh sebelum hasil tes itu diumumkan. Hasilnya pun dapat ditebak yang lulus adalah orang – orang yang berada di lingkaran syetan keluarga para pejabat daerah itu sendiri.
Kondisi ini sungguh sangat disesalkan, karena kebanyakan mereka – mereka yang manfaatin koneksi tersebut kurang berkualitas, sehingga kinerja pemerintahan tidak efektif. Duh negeri ini sampai kan ya mo berubah.
Bolang sendiri sangat bersyukur karena bolang keterima kerja dengan serangkaian tes yang dilakukan oleh pihak ketiga, sehingga hasilnya emang bener – bener bersih, dan insyaALLAH hasilnya halal untuk anak istri (kelak).

4 Comments

  1. KOneksi KOneksi dan KOneksi

    Kalo gak punya koneksi mendingan mundur aja…

    dari pada capek perang… khan sudah biasa kalo penerimaan harus siap-siap koneksi atawa jual KEBON KARET di DUSUN

    • Elsa
    • Posted Oktober 16, 2008 at 10:20 am
    • Permalink

    Hehe…
    Aku sebenernyo jugo bingung lho..
    Yang masuk PNS sebenernya murni tes atau…..

  2. saya masuk pns murni test…

    trus PNS daerah tidak 3000 orang tapi lebih. Biasanya tiap pemda sekitar 300-500 orang. separo diantaranya tenaga pendidikan dan kesehatan. separo lainnya macem macem.

    btw, saya sangat menghargai orang yang tidak tertarik menjadi PNS. Siip.

  3. Saya masuk pns juga murni test 2005, dan teman2 yang gagal dalam test dengan gampangnya selalu bilang ada permainan dalam penerimaan pns.
    Gaji yang diterima memang kecil dan tidak menarik, tapi kenapa peminatnya sangat banyak, sampai teman anda berani menyiapkan uang besar ya
    Saya sendiri juga masih bingung dengan sikap masyarakat sekarang.
    Btw Saya sangat mendukung sikap anda yang tidak mau jadi pns, saya juga kalau punya uang seperti teman anda lebih baik jadi pengusaha🙂


One Trackback/Pingback

  1. […] ini diambil dari blog SI bolang dengan judul ogah jadi […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s