Skip navigation

Beberapa bulan ini bolang sibuk nyari – nyari perumahan. Rencananya sih kalo dapet perumahan yang cocok dan terjangkau bolang mau ngajuin KPR ke bank. Namun setelah bolang ngikutin berita di beberapa media massa, bolang jadi ketar – ketir juga. Karena menurut beberapa media massa para debitor yang mengambil kredit pemilikan rumah (KPR) tampaknya harus mulai menyisihkan pendapatannya lebih besar lagi untuk membayar angsuran KPR karena sejumlah bank telah menaikkan bunga KPR sekitar 50-100 basis poin (bps) dalam dua bulan terakhir ini.
Menurut data yang bolang ambil dari Persda Network dalam sepekan ini memperlihatkan PT Bank BTN telah menaikkan bunga baru KPR sampai 14 persen, PT Bank NISP 15 persen, PT Bank Panin Tbk 14,5 persen, PT Bank Mandiri Tbk sekitar 14 persen, PT Bank BRI Tbk 14 persen, PT Bank Permata 15 persen.
Direktur Utama PT Bank BTN Iqbal Latanro mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap bunga KPR. Pengaruh krisis finansial Amerika Serikat (AS) terhadap kredit terutama KPR tidak berpengaruh signifikan. Bank BTN tetap mengandalkan penyaluran kredit melalui KPR. Buktinya pada semester pertama tahun ini saja komposisi kredit terbesar masih didominasi oleh kredit baru KPR yang tumbuh dari Rp 2,37 triliun tahun sebelumnya menjadi Rp 4,24 triliun.
Dari hasil intip sana intip sini maka bolang mendapatkan fix rate (bunga tetap) selama setahun sehingga masih mengikuti bunga kredit yang lama sampai awal tahun depan. Tapi mudah-mudahan tahun depan bunga KPR turun, tidak tinggi seperti sekarang. Fix rate adalah kemudahan yang diberikan bank kepada debitor dimana bunga KPR tidak berubah dalam tenggat waktu tertentu. Setiap bank menawarkan fix rate beragam, satu hingga dua tahun. Artinya dalam satu hingga dua tahun angsuran kredit tidak berubah tetap mengikuti angsuran awal. Jadi meskipun bunga KPR mengalami fluktuasi namun pembayaran angsuran tidak berubah. Umumnya bank di Indonesia menawarkan fix rate satu dan tak lebih dari dua tahun.
Mungkin ngga ya tahun depan turun?? kalo di tunda sampe tahun depan, berarti nambah lama dong bolang hidup nomaden

5 Comments

  1. Hehe… sabar be, om.. men ado duit2 kecik,,lemak belike emas dulu.. Trus agek men la siap, baru beli ruma.

    • fastemail
    • Posted Oktober 14, 2008 at 8:00 am
    • Permalink

    emang pemerintah kurang berpihak pada rakyat kecil

    • eka
    • Posted Oktober 15, 2008 at 8:29 pm
    • Permalink

    yo cal ye….. btw klo dpt lokasi perumahan yang bgs. mrh, strategis n fasilitas ok… kasihtw aq ye…. kbeneran aq jg lg survey rmh ni…. tp yg bs KPR jg. sapo tw gek qt bs tetanggoan….
    klo dipikir2 anau rantau ck qt nih kan mendingan bayar KPR per bln drpd byr kontrakan terus per bln. yo dak??

    • dewi
    • Posted November 8, 2008 at 12:52 pm
    • Permalink

    sama… saya juga sudah bayar DP 45jt ke pengembang.. tinggal cari KPR. tp dengan bunga KPR yg tinggi, jadi bingung deh, mau diteruskan or gk. mudah2an Pengembang mau kasih kebijaksanaan supaya tunggu sampe at least Feb 09 deh. bunga BI 9.5% kok bisa2nya sih Bank kasih KPR sampe di atas 14%.
    dulu BI 7,5%, Bank bisa kasih 9.5% – 11%…
    any suggestion.. should I postpone?? or go ahead with 14-15% KPR …

    • hakim
    • Posted April 26, 2010 at 5:14 pm
    • Permalink

    bagus ni dimana ya, berapa net.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: