Skip navigation

jadi ingat betapa boring ngeliat daging rendang, abiz saban hari menu sahur rendang dan rendang

ada beberapa alasan kenapa saya memilih rendang, antara lain sebagai berikut (heeeeee kayak nulis jurnal):

pertama rendang awet, ga bakalan basi ampe sahur, soalnye bolang belinya pas ba’da isya jadi cukup lama kan..

kedua ga repot mikirin yang laen, soalnya rendang bisa jadi menu tunggal

ada juga cerita unik tentang rendang…

pernah pas pulang kerja bolang mampir ke rumah makan di deket tempat bolang kerja..

bolang : “mas kalo rendang dak pake nasi berapa ya?”

penjual: “tujuh ribu mas”

bolang:” kalo sayur berapa satu porsi?”

penjual: “satu porsi lima ribu, tapi boleh koq setengahnya..”

bolang:”oooooooo”  sambil mikir berarti total bolang harus ngeluarin uang Rp9500, untuk rendang dan setengah porsi sayur tanpa nasi

bolang:”ya udah mas nasi rendang aja satu”

penjual:”iya delapan ribu lima ratus”

bolang pikir haaaaaaaa untung seribu neh,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: