Skip navigation

Sudah berapakah umur kita di atas perapian dunia ini? Sebelum kita ramai-rami menjawab pertanyaan ini, mari kita intip sebentar kata-kata terindah dari Allah:
“Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. “(Fatfir[35]:11)

Umur adalah investasi termahal dalam hidup ini, bukan? Kita pun tak pernah tahu sampai berapa umur yang akan Allah berikan. Kita tak pernah paham kapan Allah memanggil diri ini menuju ke pangkuannya. Kesimpulan awal, saya ingin mengatakan bahwa kita terlahir untuk kebaikan. Kita terlahir di samudera alam luas ini untuk berbagi kebaikan.

3 Comments

    • cumi
    • Posted Oktober 4, 2008 at 6:36 pm
    • Permalink

    iya nih pada inget umur..
    kapan kawin???
    heeeee
    good luck bolang

  1. berbagi kebaikan…. versi daddy saya: menyebarkan cinta kasih. kayaknya mudah banget dikatakan tapi kok kadang ga semudah itu dalam pelaksanaannya

    • Elsa
    • Posted Oktober 17, 2008 at 11:52 am
    • Permalink

    Aduh, klo baca ini jadi ngeri euy…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: