Menurut Si Bolang :

    • “Mimpi hari ini adalah kenyataan hari esok”. Namun yang perlu di garis bawahi adalah, kita harus tahu bahwa obsesi, cita -cita dan mimpi itu bukanlah akhir dari suatu perjalanan. Tapi justru ia adalah awal dari sebuah perjalanan. Karena itu, setelah obsesi, cita – cita dan mimpi, harus diikuti dengan sebuah kerja dan kesungguhan beramal untuk mewujudkannya. Bila tidak, maka harapan , mimpi dan cita – cita itu tidak berdaya guna apapun, dan tidak ada kebaikan apapun yang bisa diperoleh.
    • Kebahagiaan itu adalah hanya kilasan waktu yang tak nyata. Kesedihan adalah tebusannya. Kemarahan adalah kekejian yang diakibatkannya.
    • Kegembiraan itu adalah kecukupan dan tanah untuk berdiam, keselamatan dan ketenangan, keamanan dari fitnah, terhindar dari ujian, syukur atas nikmat, dan ibadah sepanjang zaman.
    • Senyum adal kunci kebahagiaan. Cinta adalah pintunya. Kegembiraan adalah taman bunganya, dan iman adalah cahayanya.
    • Jadikanlah kegembiraan itu sebagai rasa syukur, kesedihan sebagai wujud kesabaran, diam sebagai bentuk tafakur, menyikapi sebuah permasalahn sebagai belajar, ucapan sebagi dzikir, hidup sebagai ketaatan dan kematian sebagai cita – cita.

    2 Komentar

    1. menarilah dan terus tertawa meski hidup tak seindah surga..
      itu perspektif ikal

    2. bersyukurlah pada yang kuasa…
      “lanjutannya” he…he…


    Tulis sebuah Komentar

    *
    *